10 Film Action Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Ditonton

Siapa sih moviegoers yang tidak suka dengan film action? Pameran adegan-adegan pemicu adrenalin tingkat tinggi yang disuguhkan oleh para bintang action dengan dukungan kerja stuntman yang nekat pasti akan memanjakan mata kita selain memacu detak jantung lebih cepat.

Hasil gambar untuk film action terbaik


Indonesia juga patut bangga dengan banyaknya pujian dan penghargaan terhadap film The Raid (2011) dan The Raid 2 (2014) yang dianggap sebagai salah satu film action terbaik dunia dan melambungkan para aktornya untuk kemudian berperan di film-film produksi Hollywood.

Berikut ini kami pilihkan 10 film action terbaik produksi Hollywood. Dalam daftar ini, kami sisihkan film-film superhero yang mayoritas adalah film action juga, dan film-film science-fiction/action, comedy-action dan adventure-action yang sudah pernah kami bahas di artikel-artikel lainnya, sehingga terfokus pada film-film action murni dengan kelengkapan elemen pemacu adrenalinnya.

10 Film Action Hollywood Terbaik

1. Die Hard [1988 – 2013]


Die Hard film action terbaik
Film yang merupakan adaptasi dari novel Nothing Lasts Forever yang diterbitkan di tahun 1979 ini, awalnya akan diperankan oleh Frank Sinatra sebagai kelanjutan karakternya di film The Detective (1966) yang merupakan adaptasi novel pertama dari Roderick Thorp. Tetapi Frank Sinatra menolaknya.

Kemudian naskah hendak diubah untuk diperankan oleh Arnold Schwarzenegger sebagai kelanjutan film Commando (1985), tetapi Arnold menolaknya juga. Akhirnya peran utama diserahkan kepada Bruce Willis yang saat itu lebih dikenal sebagai comedian serial televisi.

Dengan suksesnya film ini, akhirnya Bruce Willis berubah menjadi bintang action hingga saat ini dan melanjutkan karakter yang sama di 4 film sequel-nya, yaitu Die Hard 2 (1990), Die Hard with a Vengeance (1995), Live Free or Die Hard (2007) dan A Good Day to Die Hard (2013).

Yang menarik dari serial film Die Hard ini adalah karakter John McClane yang nekat dan tidak kenal lelah untuk melawan teroris yang mengancam, meski dia hanya seorang diri dan harus babak belur untuk menggagalkan rencana sang teroris.

2. The Hunt for Red October [1990]

The Hunt for Red October


Kisah fiktif tentang perang dingin antara USA dan Uni Soviet ini diangkat dari novel best-seller karya Tom Clancy yang memperkenalkan karakter seorang analis CIA, Jack Ryan, yang di film ini diperankan oleh Alec Baldwin.

Ceritanya sendiri mengetengahkan tentang kapal selam Soviet yang dipimpin oleh kaptennya, yang diperankan oleh Sean Connery, dengan menyimpan tanda tanya, apakah dia akan menyerang atau menyerah?

Setting film yang mayoritas berada di dalam kapal selam semakin menambah rasa mencekam bagi penonton, terutama yang memiliki phobia ruangan sempit. Di ajang Academy Award, film ini berhasil membawa pulang Oscar dari kategori Best Sound Editing.

Karena kesuksesan film ini dan karakter Jack Ryan, akhirnya dibuatkan beberapa film lanjutan, yaitu Patriot Games (1992), Clear and Present Danger (1994), The Sum of All Fears (2002) dan Jack Ryan: Shadow Recruit (2014).

3. The Fugitive [1993]

The Fugitive


Dr. Richard Kimble dituduh membunuh istrinya. Dia harus menemukan sang pembunuh sambil menghindari juga kejaran dari tim U.S. Marshals yang dipimpin oleh Deputy Samuel Gerard. Harrison Ford yang karirnya sedang berada di puncak adalah faktor utama kesuksesan film yang diangkat dari serial televisi era 1960an.

Posisinya sebagai sosok tertuduh dan tidak memiliki keahlian bela diri, harus mampu terus menghindar dari kejaran pihak berwajib selagi dia harus menemukan sang pembunuh istrinya.

Segala cara yang terlintas di otaknya dikerahkan semua, meski harus pontang-panting, berlari-lari dan terluka. Ada sebuah adegan yang cukup mendebarkan, yaitu dimana sang dokter harus terjun dari ketinggian bendungan beraliran deras karena sudah terjepit akibat kejaran sang agen pemerintah. 

The Fugitive adalah salah satu film action yang berhasil masuk sebagai nominator Oscar di kategori Best Picture, meski gagal meraihnya. Setidaknya, akting Tommy Lee Jones yang meyakinkan sebagai sang deputy membuatnya meraih Oscar dari kategori Best Supporting Actor dan kemudian melanjutkan perannya dalam film U.S Marshals (1998).

4. Speed [1994]

Speed


Film yang mengangkat karir sutradara Jan de Bont dan kedua aktor/aktrisnya, Keanu Reeves dan Sandra Bullock, merupakan film action terbaik dengan tingkat ketegangan yang sangat tinggi. Bagaimana tidak? Bus yang berisi banyak penumpang disabotase oleh seorang psikopat yang memasang bom yang akan meledak bila kecepatan bus berkurang.

Hal ini diperparah dengan tewasnya sopir bus, sehingga bus kemudian dikemudikan oleh seorang penumpang wanita dibantu seorang polisi LAPD yang merupakan target utama sang psikopat. Dengan kecepatan yang tidak boleh kurang dari 50 mph, apapun yang berada di depannya akan ditabrak, termasuk melompati flyover yang belum selesai.

Film yang tidak disangka akan sukses besar secara komersial dan kualitas ini kemudian dibuatkan sequel-nya, Speed 2: Cruise Control (1997), yang kualitasnya jauh berada di bawah film pertamanya.

5. The Rock [1996]

The Rock

Film ini mempertemukan aktor senior Sean Connery dengan Nicolas Cage yang sedang naik daun saat itu. Disutradarai oleh Michael Bay, tempo dan ritme film ini berjalan dengan cepat dan taktis sehingga penonton seolah-olah tidak berhenti dipacu adrenalinnya, terutama dengan setting di penjara terisolasi Alcatraz.

Kedua aktor ini memerankan seorang residivis yang dahulunya adalah seorang kapten Angkatan Udara dan seorang ahli kimia FBI yang mencoba menyusup dan melumpuhkan pasukan militer yang membelot dari pemerintah dan menguasai penjara Alcatraz yang berencana menyerang San Francisco dengan gas beracun. The Rock masuk nominasi Oscar di kategori Best Sound Mixing.

6. Face/Off [1997]

Face Off


John Woo adalah seorang sutradara papan atas di perfilman Hong Kong. Dengan kesuksesan itu, dirinya dipercaya untuk membesut film produksi Hollywood yang mempertemukan aktor Nicolas Cage dan John Travolta dalam film action beroktan tinggi.

Bercerita tentang seorang agen FBI yang menukar wajahnya dengan seorang narapidana demi membongkar kejahatan sebuah kelompok kriminal. Seharusnya tidak terjadi masalah selama sang narapidana tetap di dalam penjara. Tetapi sang narapidana berhasil kabur dan mencuri identitas agen FBI tersebut lengkap dengan wajahnya demi menuntut balas dendam.

Banyak elemen-elemen action yang selalu ada di film-film Hong Kong karya John Woo ditampilkan kembali disini, seperti adegan tembak-tembakan dalam slow-motion dan banyaknya burung merpati yang beterbangan disaat terjadi baku tembak.

7. The Fast and the Furious [2001 – 2015]

The Fast and the Furious

Film kebut-kebutan mobil modifikasi ini merupakan salah satu serial film action terbaik dengan pameran keahlian para stuntman-nya dalam mengendarai mobil berkecepatan tinggi, adegan-adegan berbahaya dan tentu saja dipenuhi banyak adegan ledakan disana-sini. Vin Diesel dan Paul Walker adalah 2 aktor utama di serial ini yang hampir selalu ada di setiap filmnya.

Film pertamanya yang dirilis pada tahun 2001 sukses secara komersial dan menjadi pondasi yang kokoh bagi cerita di film-film selanjutnya. 2 Fast 2 Furious (2003) yang hadir tanpa Vin Diesel tampil “memble” secara kualitas tetapi lumayan secara pendapatan.

The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006) yang sama sekali tidak menceritakan karakter Vin Diesel dan Paul Walker, tampil di bawah performa dua film pertamanya dan sempat mengancam kelangsungan serial ini. Semua cast film pertamanya kembali berkumpul di Fast & Furious (2009) dengan misi menghentikan peredaran heroin.

Fast Five (2011) sering dianggap sebagai film terbaik di serial ini dengan semua kelengkapan elemen film action dan kehadiran Dwayne Johnson ke dalam cast yang sudah ada. Fast & Furious 6 (2013) tampil dengan kadar action yang lebih tinggi ditambah dengan kehadiran bintang action asal Indonesia, Joe Taslim.

Furious 7 (2015) adalah penampilan terakhir Paul Walker di serial ini karena dirinya tewas dalam kecelakaan sebelum syuting film dirampungkan. Akibatnya, sisa adegan yang menampilkan Paul Walker digantikan oleh kakak dan adiknya dibantu dengan CGI untuk menyamakan wajahnya.
Di film ini, kadar action semakin ditingkatkan dengan hadirnya Jason Statham sebagai musuh utama. Bisa dipastikan serial ini akan terus dibuatkan kelanjutannya. Ditunggu saja.

8. The Bourne Identity [2002 – 2007]

The Bourne Identity

Diangkat dari novel best-seller karya Robert Ludlum yang menceritakan petualangan Jason Bourne sebagai salah seorang mantan agen CIA yang mengalami lupa ingatan dan hendak dibunuh oleh agensi tersebut karena konspirasi di dalamnya. Matt Damon memerankan karakter ini di ketiga filmnya, yaitu di sequel The Bourne Supremacy (2004) dan The Bourne Ultimatum (2007) yang merupakan film terbaik dari ketiga serial ini.

Meski lupa ingatan, kemampuan berkelahi, militer dan spionase yang dimilikinya tidak hilang, sehingga semua musuh yang hendak membunuhnya bisa ditaklukkan olehnya, meski harus berkelahi hanya menggunakan koran sebagai senjatanya. The Bourne Legacy (2012) menceritakan karakter lain yang masih memiliki hubungan dengan Jason Bourne.

9. Kill Bill [2003 – 2004]


Kill Bill
Film besutan sutradara nyentrik Quentin Tarantino ini memamerkan seni bela diri samurai khas Jepang. Uma Thurman berperan sebagai “The Bride”, mantan pembunuh bayaran yang menuntut balas kepada tim dan boss-nya yang sudah berkhianat kepadanya.

Perlu diingat, film ini mengumbar banyak adegan kekerasan tingkat tinggi beserta puncratan darah dimana-mana. Tetapi ada satu segmen dimana adegan perkelahian brutal itu ditampilkan dalam bentuk animasi dan ada juga yang tanpa warna, alias hitam-putih.

Selain mengurangi kadar kesadisannya, hal ini juga ternyata menambah nilai cinematography film action yang dibagi menjadi dua film dan dirilis secara kontinyu di tahun 2003 dan 2004.

Banyak elemen-elemen silat klasik yang dihadirkan, menurut sang sutradara hal ini sebagai tribute untuk film-film silat dan kung fu klasik Hong Kong dan Jepang zaman dahulu.

Maka tidak aneh jika tokoh utamanya mengenakan kostum kuning dengan strip hitam di sampingnya yang hampir serupa dengan kostum yang pernah dipakai oleh Bruce Lee di salah satu filmnya.

Kemudian hadirnya David Carradine, seorang aktor veteran yang pernah sukses dengan serial televisi sukses, Kung Fu.

10. Sherlock Holmes [2009 – 2011]


Sherlock Holmes

Merupakan adaptasi dari karakter detektif terkenal karya Sir Arthur Conan Doyle, versi terbaru ini menampilkan sosok Sherlock Holmes yang nyentrik dan unik. Robert Downey, Jr. sangat pantas memerankannya, meski terasa hampir serupa dengan karakter Iron Man yang juga diperankan olehnya.

Tempo dan ritme film yang cepat menambah keseruan film ini. Pemikiran unik yang ada di benak Sherlock Holmes dapat diterjemahkan dengan baik dan kocak, dilengkapi dengan adegan action yang menggunakan efek slow-motion dan analisa tulang-tulang yang patah akibat pukulan. Dengan kualitas yang sama, Sherlock Holmes: A Game of Shadows (2011), tampil sebagai sebuah sequel yang baik.

Film Action Terbaik Lainnya

Selain 10 film di atas, Adi kristiant22 juga masih memiliki rekomendasi film action lainnya yang tidak kalah seru dengan film-film di atas. Apa sajakah itu? Berikut daftar lengkapnya:

11. Baby Driver [2017]


Baby Driver

Baby Driver adalah film action-crime yang menyabet beberapa penghargaan. Film ini menempati urutan teratas box office sampai berminggu-minggu. Menurut Bacaterus, Baby Driver menawarkan alur cerita film action yang berbeda dari yang lain.

Sinopsis film ini bermula dari keterlibatan Baby (Ansel Elgort) yang bekerja pada kelompok penjahat yang dipimpin Doc (Kevin Spacey). Baby memiliki kelainan pada telinganya sehingga pendengarannya sangat peka. Selain itu, Baby juga dikenal sebagai sopir handal yang mampu menghindari kejaran polisi-polisi yang memburu komplotan penjahat Doc.

Sampai suatu ketika Baby bertemu Deborah (Lily James) dan jatuh cinta padanya. Ketika Baby memutuskan untuk resign dari pekerjaannya, Doc justru mengancam akan menghabisi orang-orang yang ia kasihi.

12. Skyfall [2012]


Skyfall

Skyfall merupakan salah satu film James Bond terbaik yang dibintangi oleh Daniel Craig. Film action terbaik ini penuh aksi dan emosional. Di film ini, loyalitas Bond (Daniel Craig) pada M (Judi Dench) diuji.
Setelah operasi di Istanbul selesai, Bond hilang dan diduga tewas. Pada saat yang sama, identitas para agen MI6 yang masih aktif tersebar di internet. Kemampuan M dalam memimpin MI6 mulai dipertanyakan oleh pemerintah setempat.


Kemunculan Bond yang secara tiba-tiba membawa angin segar bagi M. Kemudian, M menugaskan Bond untuk mencari Raoul Silva (Javier Bardem), penjahat berbahaya yang menyebarkan identitas agen MI6 di internet dan orang yang mengincar nyawa M.

13. Mad Max: Fury Road [2015]


Mad Max: Fury Road

Berlatar belakang padang pasir, Mad Max: Fury Road adalah film yang menggambarkan saat dunia runtuh dan orang-orang menjadi gila. Manusia menjadi liar dan berusaha hidup dengan menggunakan caranya masing-masing karena tak ada lagi hukum yang menaungi kehidupan manusia.

Max (Tom Hardy) adalah pria yang hidupnya dipenuhi berbagai aksi berbahaya. Max mencoba bertahan hidup dari kejaran orang-orang pimpinan Immortan Joe (Hugh Keays-Byrne). Dalam usahanya untuk memberontak, Max bertemu dengan Furiosa (Charlize Theron), wanita yang juga memberontak agar bisa menemukan kehidupan yang lebih layak.

Berhasilkah Max dan Furiosa memberontak pada Immortan Joe, seorang pemimpin kejam penguasa padang gurun?

14. John Wick [2014]


John Wick

John Wick (Keanu Reeves) adalah pembunuh bayaran yang pensiun. Namun, sebuah tragedi menyebabkan Wick kembali lagi ke dunia lamanya. Tragedi itu menyebabkan anjing pemberian almarhumah istrinya dibunuh dan mobil kesayangannya, Ford Mustang, diambil oleh penjahat.

Kembalinya John Wick untuk membalas dendam ini cukup menggemparkan dunia kejahatan. Apalagi sebagian penjahat yang terlibat baru mengetahui siapa John Wick yang sebenarnya. Akan tetapi, selain membalas dendam, John Wick juga harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Pasalnya, ada seorang bos penjahat kelas kakap yang juga menginginkan kematian Wick.

15. Kingsman: The Secret Service [2014] & Golden Circle [2017]


Kingsman The Secret Service [2014] & Golden Circle [2017]

Film action yang mengusung plot detektif mungkin sudah biasa. Namun, tunggu dulu sampai Anda menyaksikan dua film Kingsman. Kedua film Kingsman ini terbilang sukses dan diadaptasi dari komik karya Mark Millar dan Dave Gibbons.

Kingsman: The Secret Service berfokus pada kisah Eggsy (Taron Egerton) yang direkrut oleh Galahad (Colin Firth) untuk menjadi seorang agen dalam organisasi mata-mata, yakni Kingsman. Peralatan yang digunakan para agen Kingsman begitu canggih dan bisa berupa benda yang ada dalam kehidupan kita sehari-hari.

Berbagai aksi di film Kingsman ini membuat kita tidak bosan untuk menontonnya. Apalagi, peralatan canggih ala agen Kingsman akan membuat kita terus berdecak kagum.

Sementara itu, di Kingsman: The Golden Circle kita akan disuguhkan berbagai aksi yang tergolong lebih sadis dan ekstrem. Apalagi Eggsy harus menghadapi seorang villain berbahaya bernama Poppy dan dihadapkan pada kenyataan bahwa Galahad masih hidup dan mengalami amnesia akut.
Itulah 10 film action terbaik yang juga beberapa diantaranya telah menjadi serial atau franchise karena kesuksesan film pertamanya. Dengan semakin majunya teknologi special-effects dan keahlian para stuntman, bisa jadi ke depannya akan lebih banyak film-film action yang memiliki tingkat dan kadar oktan yang lebih dahsyat dari film-film ini.

Kita harapkan bintang-bintang action dari seluruh dunia bisa lebih banyak mendapat tempat di perfilman Hollywood, sehingga akan banyak menambah ragam ilmu bela diri di dalam film, juga bisa memperkenalkan seni bela diri itu sendiri ke dunia internasional. Bisa dibayangkan jika Jason Statham, Tony Jaa dan Iko Uwais disatukan dalam sebuah film?? Pasti akan dahsyat filmnya. Kita tunggu saja.

Author

googleearthgame googleearthgame Fiksioner is a free template that suitable for personal blogging because the layout is like a journal.

Posting Komentar